Tinta UV inkjetadalah jenis tinta khusus yang membentuk film yang dikeringkan melalui paparan sinar ultraviolet.Dibandingkan dengan tinta berbasis pelarut, tinta UV tidak bergantung pada penguapan pelarut untuk pengeringan, sehingga menawarkan keuntungan khusus dan persyaratan industri dalam hal kinerja lingkungan dan kontrol bau.Artikel ini menganalisis ramah lingkungan tinta UV, sumber bau, metode evaluasi, dan standar terkait.
I. Karakteristik Kinerja Lingkungan Tinta UV Inkjet
Senyawa Organik Limbah Rendah (Low VOC)
Tinta UV penyembuhan terutama melalui polimerisasi photoinitiated daripada penguapan pelarut.
Dibandingkan dengan tinta berbasis pelarut tradisional, emisi VOC jauh lebih rendah, membantu meningkatkan lingkungan kerja.
Kandungan Padat Tinggi
Tinta UV biasanya mengandung lebih dari 90% zat padat, sehingga efisiensi pengerasannya tinggi.
Hal ini mengurangi polusi lingkungan yang disebabkan oleh penguapan pelarut.
Tidak Ada Ozon atau Asap
Sistem pengerasan UV menggunakan lampu LED atau merkuri.
Proses pencetakan tidak menghasilkan asap, debu, atau polusi sekunder.
Kompatibel dengan sertifikasi lingkungan
Beberapa tinta UV dapat memenuhi sertifikasi lingkungan berikut:
ROHS (Restriksi Bahan Berbahaya)
REACH (Kepatuhan Kimia)
Pengujian SGS
EN71 (standar keamanan mainan tidak beracun)
Kepatuhan terutama didasarkan pada pemilihan keamanan monomer dan photoinitiator dalam formulasi tinta.
II. Sumber Bau dan Faktor yang Memengaruhi Tinta UV
Meskipun tinta UV memiliki emisi VOC yang rendah, bau mungkin masih ada.
Monomer Aktif
Beberapa monomer akrilat memiliki bau yang mengganggu.
Volatilitas monomer secara langsung mempengaruhi intensitas bau.
Photoinitiator
Photoinitiator dapat menghasilkan bau residual jika tidak sepenuhnya dikeringkan.
Sistem tradisional seperti TPO dan BDTK seringkali menunjukkan bau yang nyata.
Penyembuhan yang Tidak Lengkap
Energi UV yang tidak cukup, lapisan tinta tebal, atau warna yang tumpang tindih mungkin hanya menyebabkan pengerasan permukaan sementara menjebak monomer residu di bawahnya.
Dalam kondisi seperti itu, bau mungkin terus dilepaskan dari waktu ke waktu.
Absorpsi dan pelepasan substrat
Beberapa bahan (misalnya, PVC) memiliki kapasitas penyerapan yang kuat, memperpanjang periode pelepasan bau.
III. Metode Evaluasi Bau dan Uji untuk Tinta UV
Metode industri umum untuk mengevaluasi bau meliputi:
Penilaian Indera
Intensitas bau secara subjektif diklasifikasikan sebagai tidak berbau, ringan, sedang, atau kuat.
Pengujian VOC (Senyawa Organik Lambat)
Pengukuran kuantitatif dilakukan dengan menggunakan kromatografi gas/spektrometri massa (GC-MS).
Evaluasi TDI (Intensitas Bau Total)
Beberapa negara mengukur bau dengan menggunakan sistem indeks intensitas bau.
Verifikasi Keringan Lengkap
Metode ini meliputi tes mencuci, tes penetrasi jarum, atau penilaian energi pengerasan UV.
IV. Standar yang berkaitan dengan persyaratan lingkungan dan bau
Standar internasional yang berkaitan dengan tinta UV terutama berfokus pada keselamatan bahan dan pengendalian emisi, termasuk:
Peraturan REACH UE
Membatasi bahan kimia berisiko tinggi
Membutuhkan pendaftaran dan pengungkapan komponen
Direktif ROHS
Membatasi logam berat seperti timbal, kadmium, dan kromium enam nilai
Blue Angel (Jerman)
Menetapkan persyaratan yang ketat untuk emisi VOC dan kinerja bau
Standar mainan EN71
Persyaratan non-toksik untuk aplikasi terkait mainan
ISO 16000 Standar Udara Dalam Ruang
Mencakup pengujian emisi VOC dan keselamatan lingkungan dalam ruangan
Karena perbedaan peraturan antara negara, saat ini tidak ada standar global yang seragam secara khusus untuk bau tinta UV.tren industri bergerak menuju monomer iritasi berkurang dan formulasi photoinitiator berbau rendah.
V. Tren Teknologi untuk Tinta UV Berbau Rendah dan Ramah Lingkungan
Untuk memenuhi persyaratan lingkungan dan kenyamanan di tempat kerja, formulasi tinta UV berkembang menuju:
Substitusi Monomer Iritasi Rendah
Mengurangi bau dan sensitisasi kulit
Sistem Photoinitiator dengan Bau Rendah
Menggunakan TPO-L, 819, atau sistem serupa untuk menggantikan inisiator tradisional
Teknologi Pengeringan LED-UV
Meningkatkan efisiensi pengerasan, mengurangi dampak panas, dan mengurangi residu yang belum diobati
Kandungan Padat Tinggi dan Formulasi Pembuatan Cepat
Mengurangi lebih lanjut paparan VOC dan produksi bau
Tinta UV inkjet memberikan keuntungan lingkungan yang signifikan dibandingkan dengan tinta berbasis pelarut, termasuk emisi VOC yang rendah, kandungan padat yang tinggi, dan kompatibilitas dengan beberapa sertifikasi eko.Namun, masalah bau tetap terkait erat dengan seleksi monomer, kimia photoinitiator, dan kondisi pengerasan.Industri saat ini berfokus pada optimasi formulasi dan perbaikan teknologi pengeras untuk mengurangi bau dan meningkatkan kepatuhan lingkunganDengan adopsi pengeras LED dan bahan baku berbau rendah, kinerja lingkungan tinta UV inkjet diperkirakan akan terus meningkat.

